Kevin Strootman Pergi Meninggalkan AS Roma

Kevin Strootman Pergi Meninggalkan AS RomaKevin Strootman hengkang dari klub AS Roma dan berlabuh ke Marseille. Pemain berpaspor Belanda ini mengatakan memang telah sampai waktunya untuk mengawali sebuah petualangan baru.

Strootman yang dijual Roma ke Marseille dengan biaya transfer sebesar 25 juta euro, ditambah lagi bonus lainnya yang mencapai nilai tiga juta euro. Transfer ini sekalian juga mengakhiri masanya selama lima musim dengan Giallorossi.

Roma memutuskan untuk melepas Strootman yang telah menjadi pemain andalan pada dua musim terakhir menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan. Yang menjadi salah satu alasan yang dipercaya memiliki pengaruh ialah pemboyongan beberapa gelandang baru pada musim panas ini.

Roma yang sebagaimana telah memboyong pemain Bryan Cristante, Ante Coric, dan Steven N’Zonzi. Hadirnya para pemain ini membuat opsi di lini tengah menjadi kian bertambah, yang sebelumnya sudah terdapat Lorenzo Pellegrini dan Daniele De Rossi. Namun, Strootman mengatakan hal tersebut bukanlah alasan semacatanya.

“Ini bukanlah mengenai masalah seorang pemain datang ke klub dan saya pergi mennggalkan klub. Mereka telah memboyong sejumlah pemain, hal tersebut ialah sesuatu yang biasa saja. Ini ialah sebuah klub besar dan layak untuk memboyong para pemain itu, pertandingan itu biasa saja,” paparnya.
“Sekarang merupakan waktu yang tepat untuk meninggalkan klub. Saya yang telah menetap di Roma selama lima tahun lamanya,” ujarnya.

Di Marseille, Strootman bakal bertemu kembali dengan eks manajer Roma Rudi Garcia. Garcia juga yang dulunya sempat meminta kepada Roma untuk memboyongnya dari PSV Eindhoven
“Kubu ini merupakan sebuah kubu yang oke dan ini merupakan sebuah tantangan besar bagi saya. Saya kini merasa gembira dapat menjadi bagian dari klub ini. Saya mengatakannya kepada manajer, presiden, serta para direktur keolahragaan. Klub ini menginginkan untuk meraih juara dan saya siap untuk membantu mereka dalam mewujudkan keinginan mereka,” papar Strootman tentang Marseille.

“Garcia ialah sosok spesial bagi saya, dirinya yang dulunya membawa saya ke Roma, dan dirinya juga yang ingin merekrut kembali saya. Saya membahas mengenai masalah sistem strategi dan segala hal yang berkaitan dengannya, saya berharap dirinya merasakan kesenangan yang sama dengan sebagaimana yang saya rasakan,” tandasnya.